
"Bagi Bangsa Indonesia, kemerdekaan adalah berkah dan anugerah yang sangat spesial nan sakral, karena kita mendapatkannya tidak melalui pemberian, bukan lewat bingkisan yang dihadiahkan”. Kemerdekaan yang kita dapatkan adalah hasil perjuangan. Kita merebut dengan keseriusan para pahlawan dan semangat full para pejuang. Kita bangga menyatakannya kepada dunia, bahwa kita mampu memproklamasikan kebebasan bernegara, dan semangat perjuangan dipacu oleh keyakinan bahwa kemerdekaan adalah hak segala bangsa termasuk Indonesia. Judul diatas adalah pertanyaan mendasar dari masyarakat tataran bawah termasuk saya, yang tidak memiliki keberanian untuk mengungkapkan dengan suara lantang tentang kondisi kekinian martabat bangsanya. Perntanyaan dan pernyataan tersebut mungkin muncul karena mayoritas masyarakat belum merasakan kenyamanan "dirumah" sendiri.
Jarene seh wes merdeka, lha endii wujude??? Kemana kebebasan kemerdekaan yang dilahirkan oleh seluruh bangsa Indonesia terdahulu dengan keringat, dengan luka, dengan darah dan kematian??? Kemana, dimana kebebasan itu disembunyikan???. Sudah cukup payahkah Bangsa ini menjaga harkat martabat Merah putih yang dideklarasikan diatas air mata sejarah 3,5 abad lamanya???, Mungkinkah kemerdekaan itu dikubur didalam tanah peradaban, ataukah kemerdekaan disembunyikan dibalik semak belukar fatamorgana kegalauan zaman??? Mereka pergi, menghilang entah kemana, Kemerdekaan sudah tidak kerasan dengan kondisi Negeri, Sudah tidak kuat lagi melihat ibu pertiwi meringkih, karena “penyakit komplikasi korupsi dan penyimpangan Nasional” yang semakin parah menggerogoti ketahanan sosial dan sekujur tubuh kebudayaan. Jarene seh wes merdeka, lha endii wujude??? Korupsi disana—sini, suap kolusi nepotisme seakan menjadi bancaan massal yang harus dipertahankan dan dinikmati bersama-sama. Negara kita kembali terjajah, belum merdeka. Terjajah ideologisnya, belum merdeka cara berpikirnya, terjajah kedelainya, belum merdeka kebutuhan pokok hidupnya, terjajah harkatnya, belum merdeka martabat bangsanya, Terjajah Sumber daya Tambangnya, belum merdeka para pekerja tambang yang ada didaerah, terjajah dan diperkosa energi alamnya, belum merdeka asri alami alamnya.



