Rabu, 20 Juli 2011

ANTARA IKLAN LA LIGHT, DAN KETIDAKSIAPAN MENTAL


Tidak dipungkiri suatu saat kehidupan kita berada pada titik yang paling sulit yang tidak pernah kita harapkan. Keadaan yang membuat kita seakan - akan hampir putus asa dan tak punya daya apa-apa untuk membuat sebuah karya. Banyak faktor yang punya andil untuk mengirimkan situasi berat seperti itu. Mungkin saja akibat ketidakharmonisan hubungan antara pikiran sebagai parameter logika VS hati sebagai parameter perasaan, pikiran pingin A tapi hati pingin B,atau beban target yang harus kita capai, serta kesalahan-kesalahan yang telah kita produksi sendiri, dan masih banyak faktor yang lain lagi. Tetapi sejauh yang saya simpulkan, faktor utama yang menyebabkan keadaan tersebut adalah “ketidaksiapan mental” dalam menghadapi kenyataan yang ada. Kenapa ketidaksiapan mental??? Karena mental dibentuk untuk ditempa dan dikuatkan dalam menghadapi situasi yang terjadi. Apapun hasilnya, bagaimanapun situasi dan keadaannya, kalau mental kita sudah siap, kita akan menerima dan menikmati keadaan itu dengan enjoy. Kita sering terjebak oleh target yang sangat abstrak, sehingga saat target yang kita inginkan hampir kita dapatkan, kita sangat antusias untuk lebih semangat mengejarnya. Tetapi, dilain sisi ada sesuatu yang lebih menjanjikan untuk didapatkan, seakan-akan target awal tadi sudah tidak lagi menarik untuk dikejar. Sehingga orientasi awal kita berubah seiring perubahan mood, perasaan, logika, dan psikologi yang mengelilingi kita. Hal seperti itu akan selalu terjadi jika kita tidak memiliki target reaksi yang jelas. Sehingga target awal tidak didapat, target lain tidak didapat dan kita kehilangan satu persatu apa yang kita harapkan. Itulah diawal tadi yang aku istilahkan dengan “ketidaksiapan mental”.

Selasa, 31 Mei 2011

Yang Paling...... adalah.......

PESAN BIJAK IMAM GHOZALI KEPADA MURIDNYA

Ini adalah kisah seorang Ulama’ besar nan terkemuka dalam kancah filsafat dan tasawuf yang sedang berdialog dengan murid nya. Nama ulama’ tersebut seharusnya tidak asing lagi di telinga para kaum muslimin dunia. Beliau adalah Imam Ghozali.
Cerita ini aku dapatkan ketika aku tak sengaja mendengarkan sebuah ceramah agama di salah satu setasiun televisi swasta. Sebuah dialog guru bijaksana dengan muridnya.
kurang lebih inilah pembicaraan tersebut:
Sang guru memulai pembicaraan dengan menanyakan sesuatu pada muridnya,
Imam Ghozali: “menurut kalian apakah yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini?, tanya sang Guru
Murid: Sang murid menjawab dengan jawaban yang berbeda-beda, ada yang menjawab orang tua, guru, sahabat, keluarga dsb.

Senin, 30 Mei 2011

Lomba inovasi pemanfaatan lumpur lapindo



tulisan di muat di harian jawa pos pada rubrik gagasan edisi 30 mei 2011
gambar di unggah dari (http://matanews.com/wp-content/uploads/lumpur-lapindo1.jpg)
Tragedi lumpur lapindo atau lebih dikenal dengan LUSI (Lumpur sidoarjo) sudah memasuki tahun kelima. Tetapi tragedi itu tak kunjung henti menenggelamkan penderitaan masyarkat sekitarnya. Mulai dari penanggulangannya, proses ganti rugi ratusan hektar tanah yang tak kunjung usai, sampai hipotesa para geolog dari berbagai Negara yang menyatakan bahwa, luapan lumpur terus terjadi sampai puluhan tahun kedepan.
Jika hipotesa para pakar geolog itu benar, akan menjadi sia-sia jika lumpur tersebut tidak dikelola dengan baik. Dari kenyataan tersebut, tidak ada salahnya jika pemerintah daerah maupun pemerintah pusat bekerjasama mengadakan lomba/kompetisi nasional bertema “Inovasi pemanfaatan lumpur lapindo”. Dari ide-ide kreatif yang masuk, bisa dijadikan solusi pemanfaatan Sumber Daya Alam (SDA) yang tidak Produktif tersebut (lumpur) menjadi Sumber Daya yang lebih Produktif dan memiliki nilai ekonomis tinggi. Misalnya dibuat kerajinan/hiasan dari olahan lumpur, pemanfaatan gas metana dari lumpur yang bisa dijadikan bahan bakar alternatif (biogas), atau bahkan pemanfaatan lain yang lebih kreatif dan inovatif.
Semoga tulisan sederhana ini menjadi manfaat dan bisa terealisasi dengan baik. Meskipun hanya sumbangsih kecil, jika gagasan ini dilaksanakan dengan baik dan serius, saya yakin tidak akan memberikan hasil yang sia-sia.

Thanks...